Ngeliat aku bebikinan abaya, sarimbit baju lebaran, kain sarung instant anak sering bikin kalian jadi kepengen juga kan ya ? langsung keluar nafsu menggebu-gebu “Aku pengen juga bisa kayak Mbak Nur”, langsung tanya dimana belajarnya ? otodidak apa kursus ? lalu mesin jahitnya butuh yang seperti apa ? ok aku jawab satu-satu ya .

Pertama aku belajar jahit otodidak, darimana belajarnya ? dulu aku belajar dari buku dari mengenal pola sampe langsung belajar praktek menjahitnya dengan beli mesin jahit, mulai belajar sekitar tahun 2013-2014 an, aku lupa persisnya, jadi itu mesin jahit yang kamu lihat sekarang yang dipakai untuk jahit sarimbit baju lebaran setiap tahun usianya udah 12 tahun (Ya Allah 12 tahun !!!).

Dulu itu setelah resign bekerja dan jadi full Ibu rumah tangga , hari-hari dirumah sangat membosankan, kadang ngerasa jenuh, setiap kejenuhan aku itu selalu menghasilkan karya-karya yang usianya ga panjang karena aku moodyan dan gampang beralih ke hobi lain. aku ingat banget dulu punya toko babyshop online pertama lewat multiply(ikutan bangkrut karena multiply nya bangkrut 🙁 , aku ga punya toko offline jadinya sangat bergantung banget sm multiply, sampai sekarang barang-barang sisa itu masih ada buat kenangan :).

Setelah toko online bangkrut , hobiku beralih jadi menjahit, hasil karya produk jahitku kunamakan dengan Nuks Handmade , produknya kebanyakan tas dan dompet handmade dari bahan katun jepang dan kulit.

Semua hasil karyaku ini dijahit dengan mesin jahit Janome SUV1122, dimana sekarang sudah diskontinyu, dulu pertimbanganku memilih mesin jahit ini karena portable(lebih ringan dan bisa dipindah-pindah dengan sangat cepat)

featurenya banyak diantaranya punya 22 pola jahitan, jahitan lubang kancing 1 langkah yang sangat memudahkan buat penjahit pemula, pemasagan benang otomatis ke jarum, pengaturan panjang dan lebar jahitan juga bisa diatur, bobbin bawah (ini sangat disukai untuk konveksi), berhubung niatnya waktu itu memang untuk dijual juga hasil karya jahitku, aku si ngerasanya lebih bisa kontrol aja sih untuk hasil jahitan terutama material bahan yang agak tebal, apalagi kalau sudah beberapa layer jahit makanya tak heran janome ini masuk kategori heavy duty(jahit berbahan tebal) walaupun masih entry level yang artinya cukup lah buat pemula memulai berkreasi.

Walaupun bodynya masih plastik , tapi cukup kokoh, untuk rangka dalamnya sudah logam kokoh. Selain itu sudah free arm yang sangat membantu sekali ketika mau menjahit yang bentuknya lingkaran seperti ujung celana dan ujung lengan baju.

Aku menghindari mesin jahit yang sudah computerize karena untuk mengasah skill penjahit pemula(mechanical sewing machine oriented) dan karena saat ini sudah eranya lampu LED maka yang support LED lebih aku sukai.

karena tipe mesin jahit ini sudah diskontinyu , aku akan coba merekomendasikan 3 mesin jahit yang kurang lebih secara feature hampir sama :

  • Mesin Jahit Janome https://s.shopee.co.id/7VD9NvNHkN, tipe ini sepertinya yang paling mirip dengan mesin jahitku sekarang, sampai lampunya pun masih lampu bohlam belum led, ya buatku salah satu kekurangan sih .. tapi overall yang lainnya rekomended banget buat pemula yang kreativitasnya tanpa batas
  • Mesin Jahit Singer https://s.shopee.co.id/1BJ5qm4UJw, 23 pola jahit, sudah lampu led, pembuat lubang kancing 1 langkah, pemasang jarum otomatis, bobbin atas, nah ini kadang yang kurang sreg kalau aku, bobbinnya atas, memang selera aja sih urusan bobbin ini, aku lebih sreg yang bawah.
  • Mesin Jahit Singer Simple Series https://s.shopee.co.id/7ppzo0T31X, nah simple series ini kelasnya dibawah dari heavy duty dari 2 pilihan diatas, tapi bukan berarti tidak bisa dipakai untuk heavy duty, bisa tapi terbatas, karena dinamo motornya terbatas walaupun rangkanya sudah logam jadi stabil, mesin ini memiliki 21 pola jahit, lubang kancing 1 langkah, pemasang benang jarum otomatis, lampu sudah led dan free arm.

Kurang lebih itu yang bisa aku share secara pengalaman, untuk saat ini tutorial jahit juga cukup lumayan banyak, bisa lihat channel youtube berikut :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *